Home | Kontak Kami  
Google
 
 
  7 September 2010, Visitor: 12974
 
 
  BERITA  
 
Umumkan Dulmatin di Australia, Upaya Pencitraan SBY di Mata Internasional
Sumber: Elvan Dany Sutrisno - detikNews (10/03/2010)
Jakarta, Politisi PKS Nasir Djamil sudah menduga SBY akan mengumumkan kematian teroris di Pamulang dalam kunjungannya di Australia. Sebab, Australia adalah salah satu negara yang ikut mendanai pemberantasan terorisme di Indonesia.


"Ini merupakan pencitraan SBY di mata internasional terkait dengan isu global tentang terorisme," analisis Nasir. Hal itu dikatakan Nasir di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (10/3/2010).

Saat mengumumkan kematian Dulmatin di depan ratusan anggota parlemen Australia di Canberra, SBY langsung mendapatkan standing appalause. Sementara, aparat berwenang di Indonesia belum ada satu pun yang memastikan kematian Dulmatin.

Nasir menyoroti penggerebekan teroris yang berdekatan dengan kedatangan Presiden AS Barack Obama dan kunjungan Presiden SBY ke Australia.

"Hal itu memberikan keyakinan kepada publik bahwa perburuan teroris di Aceh dan Pamulang ada korelasinya dengan rencana kedatangan Obama ke Indonesia dan kunjungan SBY ke Australia," katanya.

Seharusnya perburuan teroris untuk melindungi rakyat. "(Tapi) kalau hal ini benar, maka perburuan teroris di Indonesia cenderung politis dan didikte AS dan negara Barat lainnya," jelasnya.

Menurut anggota Dewan asal Aceh ini, jika perburuan teroris ini terus dipolitisasi guna mendapatkan pencitraan, maka terorisme akhirnya hanya menjadi permainan yang tak kunjung selesai.

"Kasihan rakyat Indonesia, semoga argumentasi saya keliru," kata Nasir. Sementara itu, politisi PD Marzuki Alie mengapresiasi kinerja Polri. "Apa yang dilakukan Polri dan yang disampaikan Pak SBY, sepatutnya kita apresiasi setinggi-tingginya," katanya.

Marzuki meminta semua pihak agar selalu waspada. "Dan tidak boleh mengandalkan aparat hukum semata," katanya. (amd/nrl)
 
 

index>>
 
     
  BERITA & INFO
  Berita
  Artikel
  Kolom
  Video